MAJENE, 24 Oktober 2025 – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Fisika (HIMAFI) Universitas Sulawesi Barat kembali menggelar kegiatan Beda Film ke-3 pada Jumat, 24 Oktober 2025, bertempat di Aula Teater Gedung A. Kegiatan yang merupakan program unggulan dari Bidang Pendidikan dan Pelatihan ini bertujuan untuk mengapresiasi karya film sekaligus menjadi media edukasi dan hiburan bagi mahasiswa Pendidikan Fisika.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 13.30 hingga 16.00 WITA ini diikuti oleh sekitar 100 orang peserta yang terdiri dari mahasiswa Pendidikan Fisika dan umum. Dengan mengusung tema “Menelusuri Misteri Inti Bumi Melalui Sains dan Sinema”, Beda Film ke-3 kali ini menghadirkan perpaduan antara hiburan dan ilmu pengetahuan yang dikemas secara menarik.
Kegiatan Beda Film ke-3 ini secara resmi dibuka oleh Ketua Umum HIMAFI, Muhammad Sahrul, yang sekaligus menyampaikan sambutan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap Beda Film dapat menjadi agenda rutin yang dinanti-nantikan oleh mahasiswa Pendidikan Fisika.
“Beda Film ke-3 ini adalah salah satu bentuk komitmen HIMAFI dalam mengembangkan potensi mahasiswa di bidang non-akademik. Kami berharap melalui kegiatan ini, mahasiswa Pendidikan Fisika tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki wawasan luas dan kepekaan sosial yang tinggi melalui karya-karya sinema yang sarat akan pesan pendidikan,” ujar Muhammad Sahrul dalam sambutannya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh dua dosen Program Studi Pendidikan Fisika yang bertindak sebagai narasumber, yaitu Andi Rosman N., S.Si., M.Si. selaku Ketua Program Studi Pendidikan Fisika dengan bidang keahlian Elektronika, serta Bilferi Hutapea, S.S., M.Pd. dengan bidang keahlian Bahasa dan Sastra. Kehadiran kedua dosen ini memberikan nilai tambah tersendiri bagi peserta dalam memahami film secara komprehensif.
Acara dimulai dengan sesi pemutaran film berjudul “The Core” yang mengangkat tema tentang perjalanan eksplorasi inti bumi. Film yang bergenre sains fiksi ini dipilih karena memiliki relevansi yang kuat dengan kajian keilmuan fisika, khususnya dalam memahami fenomena geofisika dan teknologi pengeboran.

Setelah pemutaran film, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu oleh moderator, Nita, mahasiswa Pendidikan Fisika angkatan 2025. Sesi pertama menghadirkan Andi Rosman N., S.Si., M.Si. yang membahas film dari sudut pandang sains dan teknologi.
“Film The Core memang memiliki banyak adegan yang bersifat fiksi ilmiah, tetapi ada juga beberapa konsep fisika yang bisa kita pelajari, seperti tentang gelombang seismik, medan elektromagnetik, dan teknologi pengeboran. Ini adalah contoh bagaimana sinema bisa menjadi pintu masuk untuk memahami sains dengan cara yang lebih menyenangkan,” jelas Andi Rosman N., S.Si., M.Si. dalam pemaparannya.

Sesi kedua menghadirkan Bilferi Hutapea, S.S., M.Pd. yang membahas film dari sisi bahasa dan sastra, termasuk biografi, alur cerita, serta pesan moral yang dapat dipetik dari film The Core.
“Selain aspek sainsnya, film The Core juga memiliki struktur cerita yang menarik dengan konflik yang dibangun dengan baik. Kita bisa belajar bagaimana sebuah film membangun karakter, alur, dan pesan moral yang ingin disampaikan kepada penonton. Inilah yang membuat film tidak hanya menghibur tetapi juga edukatif,” ujar Bilferi Hutapea, S.S., M.Pd.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta sangat antusias mengajukan pertanyaan dan memberikan tanggapan terhadap film yang telah ditayangkan. Berbagai sudut pandang muncul, mulai dari aspek keilmuan fisika hingga pesan moral dan nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam film. Moderator, Nita, berhasil memandu jalannya diskusi dengan baik sehingga seluruh peserta dapat terlibat aktif.
Kegiatan Beda Film ke-3 ditutup dengan pembacaan kesimpulan dan kesan dari peserta. Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus menghidupkan kegiatan apresiasi karya di kalangan mahasiswa Pendidikan Fisika.
Dengan terselenggaranya kegiatan Beda Film ke-3 ini, diharapkan mahasiswa Pendidikan Fisika semakin termotivasi untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis melalui apresiasi terhadap karya-karya film. HIMAFI berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program inovatif dan bermanfaat bagi seluruh mahasiswa Pendidikan Fisika, Universitas Sulawesi Barat.
Penulis:
Nurul Aulia Hasri (2023)
