Campalagian, 28 Oktober 2026 – Klub Sains SIPAMANDAQ dari SMAN 1 Campalagian melaksanakan kegiatan Finalisasi Mini Project STEM Berbasis Arduino Uno dan Sensor sebagai bagian dari Program Titik Kumpul Saintek 2026 yang dilaksanakan oleh Tim Pengusul dari Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Sulawesi Barat dengan Ketua Tim yaitu Nurlina, S.Pd., M.Si., serta Anggota Tim yaitu Andir Rosman N., S.Si., M.Si. dan Fauziah. A, S.Pd., M.Si. Selain itu, 6 mahasiswa angkatan 2023 menjadi asisten lapangan yang turut mendampingi siswa dalam kegiatan Mini Project siswa dan tim dokumentasi yaitu Muhammad Sahrul, Nurul Aulia Hasri, Fatwamati, Deskiana Linda, Fadilah, dan Aulia Nadratan Naim. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian eksplorasi, perancangan, dan pengembangan prototipe mini project STEM yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Kegiatan finalisasi menjadi tahap penting bagi siswa untuk menyempurnakan hasil rancangan menjadi prototipe yang siap ditampilkan dan dipresentasikan. Melalui pendampingan tim pelaksana program, siswa bekerja secara kolaboratif dalam menyelesaikan aspek teknis maupun tampilan prototipe dengan memanfaatkan Arduino Uno, sensor, dan berbagai komponen pendukung.
Lima Mini Project Berbasis Potensi Lokal Mandar
Dalam kegiatan ini, lima kelompok siswa melanjutkan pengembangan mini project yang mengintegrasikan konsep fisika, teknologi mikrokontroler, dan potensi lokal Mandar. Adapun proyek yang dikembangkan meliputi:
-
- Sistem Monitoring Suhu dan Kelembapan, untuk memantau kondisi lingkungan melalui pemanfaatan sensor.
- Prototipe Pengering Kakao Tenaga Surya, sebagai inovasi teknologi pengeringan yang memanfaatkan energi matahari.
- Sistem Pencahayaan Otomatis untuk Produk Lokal Mandar, sebagai penerapan teknologi sensor dalam mendukung pencahayaan produk lokal.
- Mini Pembangkit Listrik Mikrohidro Sederhana, untuk mengeksplorasi pemanfaatan energi air sebagai sumber energi listrik.
- Prototipe Alat Praktikum Gelombang Air Laut, sebagai media pembelajaran untuk mengeksplorasi fenomena gelombang melalui eksperimen sederhana.
Pada tahap finalisasi, siswa melakukan penyempurnaan perakitan, penyesuaian komponen, pengembangan bentuk dan konstruksi prototipe, serta penguatan tampilan media agar lebih menarik dan informatif. Proses ini juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan rekayasa, kemampuan pemecahan masalah, dan kerja sama tim.
Mengembangkan Kreativitas dan Keterampilan Rekayasa Siswa
Guru Fisika SMAN 1 Campalagian, Muh. Ridwan Kadir, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan finalisasi mini project STEM memberikan pengalaman belajar yang menarik bagi siswa. Siswa tidak hanya memahami konsep sains dan teknologi, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pengembangan dan penyempurnaan prototipe.
Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat mendukung pembelajaran fisika yang lebih kontekstual, inovatif, dan aplikatif. Sementara itu, siswa mengungkapkan bahwa kegiatan finalisasi memberikan pengalaman berharga dalam menyelesaikan proyek secara bersama-sama. Kolaborasi, kreativitas, dan kesabaran menjadi bagian penting dalam proses menghasilkan prototipe yang menarik dan bermanfaat.
Menuju Physics Expo 2026
Finalisasi mini project STEM ini menjadi salah satu tahapan persiapan Klub Sains SIPAMANDAQ menuju Physics Expo 2026. Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan mampu menampilkan hasil karya dan mengomunikasikan ide inovasi mereka secara lebih percaya diri.
Program Titik Kumpul Saintek 2026 menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam menghadirkan pengalaman pembelajaran sains berbasis proyek. Melalui pengintegrasian STEM, Arduino Uno, sensor, dan potensi lokal Mandar, program ini mendorong siswa untuk tidak hanya menjadi pembelajar sains, tetapi juga kreator inovasi yang mampu merancang solusi terhadap permasalahan kontekstual di lingkungan sekitar.
