Tim Dosen Prodi Pendidikan Fisika Raih Pendanaan Titik Kumpul Saintek 2026

Majene, 4 Agustus 2026 — Kabar membanggakan datang dari Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sulawesi Barat. Tim dosen Prodi Pendidikan Fisika berhasil memperoleh pendanaan melalui Program Titik Kumpul Sains dan Teknologi di Perguruan Tinggi Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi, Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Berdasarkan Surat Nomor 425/DST/D.D4/PR.02.02/2026 tanggal 3 Agustus 2026, Universitas Sulawesi Barat tercantum sebagai salah satu dari 16 perguruan tinggi penerima pendanaan Program Titik Kumpul Saintek Tahun Anggaran 2026.

Program yang diusulkan oleh tim Prodi Pendidikan Fisika berjudul “SIPAMANDAQ: Klub Sains Berbasis Instrumentasi Fisika Terintegrasi Budaya Lokal untuk Mendorong Minat dan Pengalaman Riset Siswa SMAN 1 Campalagian.” Tim pelaksana terdiri atas Nurlina, S.Pd., M.Si. sebagai ketua, bersama Andi Rosman N., S.Si., M.Si. dan Fauziah A., S.Pd., M.Si. sebagai anggota.

Program SIPAMANDAQ dirancang sebagai klub sains berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dengan pendekatan Project-Based Learning (PjBL). Kegiatan mengintegrasikan instrumentasi fisika berbasis mikrokontroler Arduino dengan potensi dan konteks budaya lokal Mandar. Melalui program ini, siswa SMAN 1 Campalagian akan memperoleh pengalaman riset secara langsung, mulai dari mengidentifikasi permasalahan, merancang solusi, mengembangkan prototipe, melakukan pengujian, mengumpulkan dan menganalisis data, hingga mempresentasikan hasil mini project.

Program ini tidak hanya berorientasi pada penguasaan konsep fisika dan teknologi, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan literasi sains, literasi digital, berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi ilmiah melalui pengalaman penelitian yang autentik. Menariknya, SIPAMANDAQ juga mengangkat nilai budaya sipamandaq sebagai landasan kolaborasi antara siswa, guru, dan dosen. Nilai tersebut dimaknai sebagai semangat untuk saling menguatkan, membantu, menghargai, dan menjaga satu sama lain. Pendekatan ini menjadi bagian penting dalam upaya menghubungkan pembelajaran sains dengan potensi lokal dan kehidupan masyarakat Mandar.

Pelaksanaan program direncanakan berlangsung selama empat bulan, Agustus hingga November 2026, dengan melibatkan Universitas Sulawesi Barat dan SMAN 1 Campalagian sebagai sekolah mitra. Melalui program ini, Prodi Pendidikan Fisika Universitas Sulawesi Barat diharapkan semakin memperkuat perannya dalam membangun kolaborasi perguruan tinggi dan sekolah, sekaligus mendorong tumbuhnya budaya riset, inovasi, dan ketertarikan generasi muda terhadap bidang sains dan teknologi di Sulawesi Barat.

Selamat kepada tim Prodi Pendidikan Fisika Universitas Sulawesi Barat atas capaian ini. Semoga SIPAMANDAQ menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pengalaman belajar sains yang kontekstual, inovatif, dan berkelanjutan bagi siswa di Sulawesi Barat.