Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Sulawesi Barat Raih Program Bantuan Pembelajaran Digital Kolaboratif Tahun 2025

Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Sulawesi Barat kembali menorehkan prestasi melalui keberhasilannya memperoleh Program Bantuan Pembelajaran Digital Kolaboratif Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Program bantuan ini bertujuan untuk mendorong transformasi pembelajaran di perguruan tinggi melalui pengembangan pembelajaran digital yang inovatif, kolaboratif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Program Studi Pendidikan Fisika dalam menghadirkan proses pembelajaran yang berkualitas serta mendukung implementasi kurikulum yang berorientasi pada kebutuhan abad ke-21.

Proposal yang berhasil memperoleh pendanaan mengusung judul:

“Penguatan Pembelajaran Transformatif Mendukung Kurikulum Digital Kolaboratif Berbasis Proyek dan Kecerdasan Buatan pada Mata Kuliah Pendahuluan Fisika Inti.”

Melalui program ini, tim pelaksana akan mengembangkan model pembelajaran digital yang mengintegrasikan Project-Based Learning (PjBL), teknologi Artificial Intelligence (AI), serta pendekatan kolaboratif dalam proses pembelajaran. Implementasi program diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan mahasiswa, memperkuat kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah, serta menghasilkan pengalaman belajar yang lebih interaktif, fleksibel, dan sesuai dengan tuntutan transformasi pendidikan tinggi.

Adapun tim pelaksana Program Bantuan Pembelajaran Digital Kolaboratif Tahun 2025 terdiri atas:

  • Andi Rosman N., S.Si., M.Si.
  • Musdar M., S.Pd., M.Pd.
  • Nurlina, S.Pd., M.Si.
  • Dr. Nur Aisyah Humairah, M.Pd.
  • Ummu Kalsum, S.Pd., M.Si.
  • Nursakinah Annisa Lutfin, S.Pd., M.Si.

Ketua Program Studi Pendidikan Fisika menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tim dalam memperoleh program bantuan tersebut. Menurutnya, capaian ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan pembelajaran digital di lingkungan Program Studi Pendidikan Fisika sekaligus memperkuat implementasi kebijakan transformasi pendidikan tinggi yang dicanangkan oleh Kemendiktisaintek.

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh tim yang telah berhasil memperoleh Program Bantuan Pembelajaran Digital Kolaboratif Tahun 2025. Semoga program ini dapat menghasilkan inovasi pembelajaran yang berdampak, meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, serta menjadi contoh praktik baik dalam penerapan teknologi digital dan kecerdasan buatan di perguruan tinggi,” ujarnya.

Ke depan, Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Sulawesi Barat berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi, memperluas kolaborasi akademik, serta meningkatkan kualitas pendidikan guna menghasilkan lulusan yang adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan era transformasi digital.